Minggu, 15 November 2020

Menganalisis Bahasa Berdasarkan PUEBI dan KBBI

Seringkali kita temukan di spanduk, baliho, pamflet dan lain-lain dengan tulisan yang tidak baku. Masyarakat ataupun pelajar kurang memperhatikan dan mempelajari sepenuhnya mengenai tulisan yang sesuai dengan kaidah kebahasaan dan ejaan Bahasa Indonesia yang benar. Berikut analisis dari spanduk, baliho, pamflet dan lain-lain yang banyak terdapat tulisan tidak baku.


Lokasi Gambar : Jalan Sungai Raya Dalam
Waktu Pengambilan Gambar : Minggu, 15 November 2020

Analisis : 
Pada gambar di atas, terdapat kata "praktek" yang merupakan kata tidak baku. Penulisan yang benar dari kata "praktek" adalah "praktik". 
Pada kata "jam" di atas juga tidak baku. Karena kata "jam" merupakan kata yang di gunakan untuk menunjukkan jangka waktu. Jadi kata yang seharusnya di gunakan adalah kata "pukul" karena merupakan kata yang di gunakan untuk menunjukkan waktu.


Lokasi Gambar : Jalan Sungai Raya Dalam
Waktu Pengambilan Gambar : Minggu, 15 Novemer 2020

Analisis :
Pada gambar, kata "apotik" merupakan kata tidak baku. Menurut KBBI dan sesuai dengan EYD (Ejaan Yang Di Sempurnakan) maka penulisan kata yang benar adalah "apotek".


Lokasi Gambar : Jalan Sungai Raya Dalam
Waktu Pengambilan Gambar : Minggu, 15 November 2020

Analisis : pada gambar terdapat kata "foto copy" yang merupakan gabungan dari Bahasa Indonesia dan Bahasa Asing. Menurut KBBI penulisan kata yang baku adalah "fotokopi".


Lokasi Gambar : Jalan Sungai Raya Dalam
Waktu Pengambilan Gambar : Minggu, 15 November 2020

Analisis : 
Kata "cash" pada gambar merupakan kata asing. Sebaiknya penulisan menggunakan bahasa Indonesia menjadi kata "tunai". Kalaupun menggunakan bahasa asing, seharusnya tulisan di miringkan.
Garis miring pada gambar yang mengapit masing-masing kata juga di beri spasi. Seharusnya, baik kata yang mendahului tanda garis miring maupun sebelum garis miring tidak menggunakan spasi.


Lokasi Gambar : Jalan Sungai Raya Dalam
Waktu Pengambilan Gambar : Minggu, 15 November 2020

Analisis : 
Kata depan "di" pada gambar, seharusnya digabung dengan kata "sewa" dengan tambahan akhiran "kan" di belakang kata "sewa". Karena kata "sewa" merupakan kata kerja dan jika digabungkan menjadi "disewakan". Jika digabungkan dengan kata depan "di" maka kata "sewa" menjadi kata kerja pasif.

Sebenarnya masih banyak lagi, tetapi ini hanya sebagian yang mewakilinya. Ini sudah cukup membuktikan bahwa masyarakat ataupun pelajar belum menerapkan sepenuhnya penggunaan kaidah atau ejaan Bahasa Indonesia dengan baik. Diharapkan kedepannya, masyarakat ataupun pelajar lebih memerhatikan penggunaan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar sesuai dengan EYD (Ejaan Yang Di Sempurnakan). 













Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Gambaran Sosok Inspirasi ku

Aku dan adik ku hampir setiap hari tidak pernah absen bertengkar. Dalam hal apapun itu. Sekalipun tidak penting, bisa menjadi bahan untuk ka...