Senin, 02 November 2020

Tempat Dengan Segala Memori Indah

 Bismillah...

Bukan kampung halaman ku tepatnya. Tidak juga lahir dan di besarkan di sana. Namun sebagian memori indahku ada disana, bagaimana aku yang selalu merindukan tempat itu dan selalu ingin kembali kesana. Desa ini terletak masih di tepi aliran sungai kapuas. 

Tempat ini merupakan kampung halaman orang tuaku, mereka lahir dan besar disana. Bersekolah pun juga disana. Bahkan pertemuan mereka hingga akhirnya menikah juga disana. Di sana ada nenek, kakek, juga sebagian kecil keluarga ku. Sedangkan ibu, ayah, dan keluarga ku yang lain sudah merantau dan tidak lagi tinggal disana.

Sejak kecil apalagi saat hari libur, aku selalu di bawa untuk bertemu nenek, kakek, bude, pakde, dan sepupu-sepupu ku disana. Apalagi setiap hari libur keluarga ku yang tinggal di kota juga turut berlibur kerumah nenek. Ramai sekali rumah nenek jika hari libur, semua keluarga berkumpul disana.

Yang paling aku nantikan jika berlibur kerumah nenek adalah berenang di sungai. Seru sekali berenang dan bermain bersama sepupu-sepupu ku yang lainnya. Sampai-sampai kami sering di marah karna terlalu lama bermain di air. Banyak hal yang aku rindukan sejak kecil disana.

Memakan waktu kurang lebih 2 jam dalam perjalanan jalur darat untuk sampai disana. Dulu jalannya tidak sebagus sekarang, masih berlumpur dan becek. Tapi sekarang jalannya sudah ber aspal sehingga sangat mudah di lalui. Perlu menyebrang sungai juga jika ingin sampai disana. Menyebrang dengan kapal kecil yang juga biasa di sebut klotok. Sebenarnya akses untuk sampai disana tidak begitu sulit, terlebih sekarang juga ada jembatan penghubung di tepi sungai sehingga tidak perlu repot memutar dari arah belakang untuk sampai disana. Ini adalah jalan ketika sudah sampai di rumah nenek.

Karena berbatasan langsung dengan sungai, menikmati indahnya matahari terbit dan tenggelam juga biasa aku dan sepupu-sepupu ku yang lain lakukan. Banyak gambar yang kami abadikan ketika melihat indahnya momen tersebut. Salah satunya ini. Langit nan oranye menjadikan panorama begitu indah.

Banyak sekali memori indah dan menyenangkan yang selalu ku ingat ketika aku kecil disana. Namun sekarang, cukup banyak yang berubah disana. Kakek yang dulu masih bersama kami, sudah lebih dulu beristirahat dengan tenang sejak 6 tahun yang lalu. Sedih rasanya mengenang saat itu. Desa yang dulunya penduduknya ramai juga kian sedikit karena banyak yang mencari penghasilan di kota yang lebih tepatnya sudah merantau. Begitu juga sepupu-sepupu ku yang tinggal disana, namun dengan bertambahnya usia dan pendidikan, mereka harus berkuliah dan bekerja di kota. Namun mereka juga selalu pulang ke desa sesekali untuk bertemu keluarga disana, begitu juga dengan orang tuaku.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Gambaran Sosok Inspirasi ku

Aku dan adik ku hampir setiap hari tidak pernah absen bertengkar. Dalam hal apapun itu. Sekalipun tidak penting, bisa menjadi bahan untuk ka...